Rabu, 30 November 2016

Kabar Gembira ! Kini Google Buka Saluran untuk Laporan Berita Hoax


uloknews.com - akhir- akhir ini banyak sekali penyebar berita hoax yang tersebar di sosial media, salah satunya ini adalah situs yang sama yang berpura-pura menjadi ABC News,  "Pengunjuk rasa Trump bersaksi: kami dibayar US$3.500 untuk...."  begitu judul yang tertera dalam hasil pencarian. Dan tak hanya itu berita hoax juga banyak tersebar di berbagai media besar seperti di Facebook, Twitter ,WhatsApp dan lainnya , ke mana biasanya Anda melakukan pengecekan? Ya, kebanyakan orang menjawab Google!
Kepala eksekutif Google Sundar Pichai mengatakan 'berita palsu' tidak boleh didistribusikan, dan kami setuju. Bayangkan apa yang kami rasakan ketika mencari berita tentang 'pengunjuk rasa bayaran' atau 'paid protesters' di Google.
Namun anda tidak perlu khawatir lagi jika Anda ingin memberi tahu Google, Anda harus scroll ke paling bawah laman Google dan mengklik 'feedback'. Dan berikan keterangan yang jelas dan masukan tautan yang Anda ingin laporkan.
Kemudian jangan lupa melakukan 'screenshot' dan mereka bahkan meminta Anda menunjukan mana kalimat-kalimat yang tidak benar dan nantinya laporan anda akan segera diproses setelah melakukan pengecekan.

Tidak ada komentar:
Write komentar